Rabu, 21 September 2011

PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN



  1. Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Generatif
·         Dialami oleh tumbuhan berbiji.
·         Alat perkawinannya berupa bunga
·         Dilakukan melalui proses penyerbukan dan pembuahan.
·         Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari (jantan) ke kepala putik (betina)
·         Pembuahan adalah pertistiwa bertemunya sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina.

Bagian-Bagian Bunga

Gambar bunga lengkap 



1.      Tangkai bunga à  penghubung batang dengan bunga
2.      Dasar bunga à  ujung tangkai bunga yang membesar
3.      Kelopak bunga à  bagian dekat dasar bunga yang menyelimuti bunga saat bunga masih kuncup
4.      Mahkota bunga à  bagian paling indah dari bunga dengan bentuk dan warna yang berbeda untuk tiap jenis bunga
5.      Benang sari à  alat kelamin jantan yang terdiri dari tangkai sari dan serbuk sari.
6.      Putik à  alat kelamin betina yang terdiri dari kepala putik, tangkai putik, bakal buah, bakal biji (berisi lembaga dan sel telur)
7.      Biji à  merupakan calon tumbuhan baru

Jenis-Jenis Penyerbukan
1.      Penyerbukan sendiri à  serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
2.      Penyerbukan tetangga à  serbuk dari jatuh ke kepala putik bunga lain tetapi masih dalam satu pohon.
3.      Penyerbukan silang à  serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga dari pohon lain tetapi masih satu jenis tumbuhan.
4.      Penyerbukan bastar à  serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga dari pohon lain yang sejenis tetapi berbeda varietas.

Perantara Penyerbukan
1.      Penyerbukan oleh hewan
a.       Bunga memiliki mahkota bunga besar dan warna mencolok
b.      Bunga menghasilkan nektar
c.       Bunga mengeluarkan bau yang khas
d.      Ketika hewan mengisap nektar serbuk sari menempel pada kakika dan terbawa ke kepala putik bunga yang lain
e.       Contoh hewan perantara adalah lebah, kelelawar, burung, honey possum, kupu-kupu

2.      Penyerbukan oleh angin
a.       Bunga memiliki serbuk sari yang banyak, kecil, dan ringan
b.      Bunga memiliki tangkai sari yang panjang
c.       Bentuk mahkota bunga kecil atau tidak memiliki mahkota
d.      Kepala putik bunga terentang keluar
e.       Angin menerbangkan serbuk dari sebingga dapat hinggap di kepala putik bunga lain
f.       Contoh penyerbukan pada padi, jagung

3.      Penyerbukan oleh air
a.       Ketika hujan, air hujan jatuh ke serbuk sari, sehingga serbuk sari terbawa air jatuh mengenai kepala putik.

4.      Penyerbukan oleh manusia
a.       Serbuk sari bunga dihantarkan ke putik oleh manusia
b.      Contoh pada vanili

Perkecambahan Biji
·         Cadangan makanan dari kotiledon merupakan energi bagi perkecamhahan biji.
·         Kotiledon masih terus mensuplai energi sampai tumbuhan baru dapat berfotosintesis sendiri.
·         Bagian biji yang pertama kali tumbuh adalah calon akar yang berfungsi untuk menyerap air dan nutrisi.
·         Kemudian tunas tumbuh menembus tanah dengan ujung tunas dilindungi oleh pelindung tunas.
·         Pada monokotil pelindung itu disebut koleoptil.
·         Pada dikotil pelindung iut disebut hipokotil dan epikotil.
·         Tumbuhan monokotil tumbuh berkecambah dengan satu daun.
·         Tumbuhan dikotil tumbuh berkecambah dengan dua daun.

  1. Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif

Perkembangbiakan Vegetatif Alami
a.      Spora
·         Ganggang
Spora terdiri dari zoospora dan aplanospora.  Zoospora memiliki bulu getar dapat bergerak bebas dalam air untuk berpindah tempat kemudian tumbuh dan berkembang menjadi individu baru.

·         Lumut
Spora terbentuk dalam kotak spora (sporangium).  Ketika sporangium pecah, spora keluar kemudian diterbangkan angin dan jatuh di tempat yang sesuai dan tumbuh menjadi protonema (tumbuhan lumut muda)

·         Tumbuhan Paku
Spora dibentuk daun khusus pembentuk spora yang disebut sporofil.  Spora terdapat pada kotak spora (sporangium) yang tertumbul di sorus.  Sorus terdapat pada bagian bawah sporofil.  ).  Ketika sporangium pecah, spora keluar kemudian diterbangkan angin dan jatuh di tempat yang sesuai dan tumbuh menjadi tumbuhan paku baru.

b.      Tunas
Tunas terbentuk dengan cara membuat tonjolan kecil pada tubuh tumbuhan induk yang makin lama makin besar.  Tonjolan ini kemudian tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan baru.  Contoh :  pisang dan bambu

c.       Akar Tinggal (Rhizoma)
Akar tinggal adalah batang yang tumbuh mendatar di atas tanah.  Ciri-cirinya ;
·         Berbentuk seperti akar
·         Berbuku-buku seperti batang
·         Pada tiap buku terdapat daun yang berubah menjadi sisik
·         Pada setiap ketiak sisik terdapat mata tunas
Contoh :  jahe, kunyit, temu lawak

d.      Umbi Lapis
Umbi lapis adalah umbi yang berlapis-lapis dan di bagian tengahnya terdapat batang yang sangat pendek (cakram) dan tunas sebgai calon individu baru (siung).  Contoh :  bawang merah, bawang putih.

e.       Umbi Batang
Umbi batang adalah batang yang mengembung karena berisis cadangan makanan.  Pada permukaan umbi terdapat daun yang berubah menjadi sisik dan pada setiap ketiak sisik terdapat mata tunas.  Contoh :  kentang dan gembili.

f.       Daun
Pada tepi duan terdapat tunas yang dapat tumbuh bila diletakkan di tanah.  Contoh :  cocor bebek.

g.      Geragih (stolon)
Geragih adalah batang beruas-ruas yang tumbuh menjalar.  Ruas ini bila mengenai tanah akan tumbuh akar dan tunas baru.  Contoh :  stoberi.

Perkembangbiakan Vegetatif Buatan
a.      Mencangkok
Syarat tumbuhan yang dapat dicangkok adalah batang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, ukuran tidak besar, tegap, mulus, berwarna coklat muda.  Cara mencangkok :
1.      Buat keratan melingkar berjarak 3 – 5 cm.
2.      Kupas bulit batang sampai kebilatan kambiumnya.
3.      Bersihkan lapisan kambium dengan cara mengerok.
4.      Keringkan cangkokan beberapa hari (2 – 4 hari).
5.      Tutup cangkokan dengan tanah gembur yang dibalut sabut kelapa atau plastik. 
Contoh :  mangga, rambutan.

b.      Menyetek
Menyetek adalah menanam potongan bagian batang tanaman yang memiliki mata tunas.  Cara menyetek :
1.      Pilih batang yang sudah cukup tua (batang bagian bawah).
2.      Potong dan biarkan beberapa hari di tempat teduh.
3.      Tanam batang pada tanah yang sudah dicangkul.
Contoh :  singkong

c.       Mengeten
Mengeten sama dengan menyambung yaitu menggabungkan batang bawah dengan batang atas tanaman yang berbeda dari satu keluarga.  Cara mengeten :
1.      Potong secara diagonal batang bawah dan batang atas (ukuran batang atas dan batang bawah harus sama).
2.      Buat celah pada batang atas dan batang bawah.
3.      Temukan batang atas dan batang bawah sampai kambium dari kedua batang bertemu.
4.      Ikat dengan tali rafia.
Contoh :  durian dengan mangga, terung dengan tomat

d.      Merunduk
Merunduk adalah membengkokkan sebagian cabang kemudan  membenamkannya ke dalam tanah.  Cara merunduk :
1.      Rundukkan batang tanaman.
2.      Benamkan batang di dalam tanah.
3.      Potong batang yang dirundukkan jika sudah mengeluarkan banyak akar.
4.      Tanam hasil rundukkan di tempat lain.
Contoh :  arbei, apel, bugenvil.

e.       Menempel
Menempel dilakukan untuk menggabungkan dua sifat tanaman yang berbeda.  Cara menempel :
1.      Iris kulit batang yang akan ditempel berbentuk segi empat.
2.      Tunas yang akan ditempel diiris sebesar irisan pada batang.
3.      Irisan tunas ditempel pada batang kemudia diikat.
4.      Jika tunas sudah mulai tumbuh, batang bagian atas tunas dipotong agar tunas tumbuh lebih cepat.
Contoh :  jeruk, alpukat, rambutan

PERKEMBANGBIAKAN HEWAN



1.      Perkembangbiakan Hewan Secara Generatif
Terjadi jika ada pembuahan yaitu peleburan sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina.  Individu yang dihasilkan memiliki sifat perpaduan dari kedua induknya.

a.      Bertelur (Ovivar)
·         Telur (ovum) yang dihasilkan oleh hewan betina akan dibuahi oleh sperma yang dihasilkan oleh hewan jantan.
·         Proses pembuahan ovum oleh sperma dibedakan menjadi 2 yaitu :
1.      Pembuahan internal à  pembuahan terjadi pada tubuh induk betina (contoh pada ayam dan bebek).
2.      Pembuahan eksternal à  pembuahan terjadi di luar tubuh induk betina  (contoh pada ikan dan katak)

Ciri-Ciri Hewan Ovivar :
·         Tidak memiliki daun telinga.
·         Umumnya mengerami telurnya hingga menetas.

Contoh Hewan Ovivar :

1.      Katak
·         Katak jantan (bertubuh lebih kecil) berada di atas katak betina untuk merangsang katak betina bertelur.
·         Telur yang dikeluarkan bisa mencapai 20.000 butir.
·         Katak jantan mengeluarkan sperma dan membuahi telur katak betina.
·         Katak melindungi telur yang telah dibuahi dengan berbagai cara misalnya dilekatkan di punggung (pada katak marsupialia kerdil), ditelakkan di atas tumbuhan atau tanah (pada katak warangan), dan dibawa pada kantong suaranya (pada katak darwin)
·         Telur menetas menjadi berudu.

2.      Mujair
·         Mujair jantan mendorong-dorong ekor pasangannya untuk merangsang mujair betina menetas.
·         Mujair betina bertelur 20 – 30 butir dan warnanya kuning jingga.
·         Mujair betina berbalik arah dan memasukkan telur tersebut ke dalam mulutnya.
·         Mujair jantan berenang di depan mujair betina sambil mengibaskan ekornya.  Bintik pada sirip dubur jantan menyerupai telur.
·         Mujair betina mengira bintik tersebut adalah telur sehingga terus menyodok sirip ekor mujair jantan. 
·         Pada saat itu mujair jantan memancarkan sperma dan membuahi telur dalam mulut mujair betina.
·         Setelah mengerami telur di dalam mulut selama 7 – 14 hari kemudian mujair betina melepaskan anaknya di dalam air.
·         Jika terancam bahaya anak mujair kembali masuk ke mulut induknya untuk berlindung.

3.      Kupu-Kupu Kubis
·         Kupu-kupu betina menegakkan sayap sambil memeprhatikan warna pucat bagian bawah tubuhnya kepada kupu-kupu jantan.
·         Kupu-kupu kubis kawin dengan cara saling membelakangi.
·         Terjadi pembuahan telur di dalam tubuh betina.
·         Telur kemudian diletakkan di daun kubis.
·         Telur kupu-kupu menetas menjadi ulat.
·         Ulat berubah menjadi kepompong.
·         Kepompong berubah menjadi kupu-kupu.

b.      Melahirkan (Vivivar)
·         Hewan yang melahirkan adalah bangsa mamalia.
·         Hewan betina menghasilkan sel telur.
·         Sel telur dibuahi oleh sperma hewan jantan.
·         Kemudian terbentuk zigot (calon bayi)
·         Zigot tumbuh menjadi embrio dan berkembang di dalam rahim.
·         Zigot memperoleh makanan langsung dari induk betina melalui plasenta.
·         Masa pertumbuhan zigot dalam rahim induk betina disebut masa hamil.
·         Setelah lahir, bayi mamalia disusui induknya.

Ciri-Ciri Hewan Vivivar :
·         Memiliki daun telinga
·         Anak dibesarkan induknya
·         Memiliki kelenjar susu

Contoh Hewan Ovivar :
1.      Kangguru
·         Bayi kangguru disebut joey.
·         Bayi kangguru tinggal di dalam kantong perut induknya selama 6 bulan.
·         Bayi kangguru minum susu induknya.

2.      Paus
·         Masa kehamilan 9 – 10 bulan.
·         Embrio di dalam rahin memperoleh makanan dari tubuh induknya melalui tali plasenta.
·         Paus menyusui anaknya selama 7 – 12 bulan.

c.       Bertelur dan Beranak (Ovovivivar)
·         Pembuahan terjadi di dalam tubuh hewan betina.
·         Setelah pembuahan terbentuklah telur.
·         Zigot tumbuh menjadi embrio di dalam telur tersebut.
·         Makanan zigot adalah cadangan makanan di dalam telur.
·         Embrio tumbuh menjadi janin.
·         Janin dilahirkan dari induk betina.
·         Perbedaan hewan ovovivivar dengan vivivar adalah sumber makanan embrio.  Pada hewan ovovivivar cadangan makanan berasal dari telur sedangkan pada hewan vivivar, makanan berasal dari induk betina
·         Contoh hewan ovovivar adalah cucut pasir.

2.    Perkembangbiakan Hewang Secara Vegetatif
a.      Tunas
Anemon Laut
·         Tunas anemon laut tumbuh pada tubuh induknya.
·         Ketika tunas sudah dapat hidup mandiri, tunas akan memisahkan diri dari induknya.

Hydra
·         Tunas kecil hydra tumbuh menjadi hewan baru yang melekat pada induknya.
·         Lama-lama tunas itu akan lepas dari induknya dan tumbuh menjadi hewan dewasa.

b.      Fragmentasi
·         Adalah cara perkembangbiakan dengan pemisahan (memutuskan) diri.
·         Kedua tubuh yang telah putus dapat tumbuh menjadi dua individu baru.
·         Contoh pada cacing pipih.

c.       Membelah Diri
·         Contoh pada amuba dan hewan bersel satu lainnya.
·         Biasanya terjadi tanpa proses penyatuan dua kelamin (pembuahan)
·         Satu sel membelah menjadi 2, 2 menjadi 4 dst.

Perbedaan Bertelur dan Melahirkan

Bertelur (ovivar)
Melahirkan (vivivar)
Langsung mengeluarkan telur
Mengandung anaknya dalam rahim
Janin tumbuh di dalam telur
Janin tumbuh di dalam rahim
Cadangan makan janin dari telur
Cadangan makanan janin langsung dari induknya melalui plasenta
Individu baru muncul dari dalam telur (telur menetas)
Individu baru dikeluarkan (dilahirkan) dari rahim/tubuh induknya.
Tidak memiliki daun telinga
Memiliki daun telinga
Tidak memiliki bulu (rambut)
Memiliki bulu (rambut)
Tidak memiliki kelenjar susu
Memiliki kelenjar susu
Tidak menyusui anaknya
Menyusui anaknya
Hewan yang bertelur dan menyusui adalah duck billed platypus dan spiny ant eater yang hidup di Australia

Sabtu, 20 Agustus 2011

Puasa Mencegah Sakit Jantung dan Stroke


Puasa dalam definisi agama Islam adalah tindakan menahan makan, minum, dan sanggama dari waktu imsak dini hari hingga waktu magrib tiba dengan niat ibadah kepada Allah SWT. Puasa fardu ain (puasa wajib) dilaksanakan selama bulan Ramadhan yang berdurasi antara 29 hingga 30 hari.


Dari aspek gizi, puasa paling tidak akan mengurangi asupan zat gizi, terutama kalori, sekitar 20-30 persen. Namun dari aspek kesehatan, puasa ternyata memberi manfaat kesehatan terhadap tubuh pelakunya. Bahkan di negara maju, puasa dijadikan sebagai salah satu upaya terapi beberapa penyakit degeneratif.
Beberapa hasil penelitian ilmiah menunjukkan manfaat kesehatan puasa, antara lain dapat mengurangi resiko stroke. Puasa juga dapat memperbaiki kolesterol darah. Kadar kolesterol darah yang tinggi secara jangka panjang akan menyumbat saluran pembuluh darah dalam bentuk aterosklerosis (pengapuran atau pengerasan pembuluh darah).
Bila hal ini terjadi di otak, maka akan berakibat stroke dan bila terjadi di daerah jantung menyebabkan penyakit jantung. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa puasa dapat meningkatkan kolesterol darah HDL (yang sehat) 25 titik, dan menurunkan lemak trigliserol sekitar 20 titik. Lemak trigliserol merupakan bahan pembentuk kolesterol LDL (yang merusak kesehatan).
Kolesterol hanya terdapat dalam pangan hewani, dan tidak terdapat dalam pangan nabati. Dalam pangan nabati terutama terdapat lemak bebas dan trigliserol. Untuk meningkatkan manfaat kesehatan puasa dalam mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung maka dalam menu sahur dan puka puasa harus dikurangi makanan berkadar lemak dan kolesterol tinggi, seperti daging merah (daging sapi, kambing, kerbau dan lain-lain).
Daging putih seperti daging ayam dan kelinci boleh dikonsumsi dalam jumlah sedang. Daging ayam hendaknya dibuang dulu gajih dan lemaknya dengan cara mengukusnya terlebih dahulu. Setelah itu baru dibumbui dan diolah jadi makanan yang diinginkan. Jangan mengonsumsi kulit ayam karena kadar lemak dan kolesterolnya tinggi.
Lauk yang perlu banyak dikonsumsi adalah ikan, terutama ikan laut. Karena ikan ternyata kaya protein, omega-3 dan omega-6, mineral dan vitamin yang akan membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Selain ikan, buah dan sayur perlu dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Karena selain bermanfaat untuk mencegah stroke dan penyakit jantung, sayur dan buah ternyata juga akan menyuplai energi secara perlahan. Suplai demikian diperlukan saat puasa sehingga tubuh akan tetap terasa fit.
Jangan lupa kurma
Dalam menu buka dan sahur jangan lupa makan kurma. Karena selain menyuplai energi, kurma juga kaya kandungan zat gizi seperti kalium, magnesium, niasin dan zat nongizi serat makanan yang berguna dalam menyehatkan jantung dan pembuluh darah.
Mineral kalium berperan membuat jantung dapat berdenyut teratur, mengaktifkan kontraksi otot, mengendalikan keseimbangan air dalam jaringan dan sel-sel serta membantu mengatur tekanan darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan yang sarat kalium (minimal konsumsi kalium 400 mg per hari) dapat mengurangi risiko stroke. Dilaporkan, makanan yang sehat untuk jantung dan pembuluh darah adalah yang mengandung rasio kalium: natrium (K:Na) minimal 5 : 1. Dalam 100 gram kurma terkandung sekitar 666 mg kalium dan kandungan natriumnya hanya 1 mg ! Sehingga rasio K: Na-nya adalah 666 : 1.
Mineral magnesium membantu fungsi saraf dan otot, termasuk pengaturan irama jantung agar tetap normal. Dalam 100 gram kurma terdapat sekitar 34 mg magnesium. Zat gizi niasin (2,2 mg per 100 gram kurma) berfungsi membantu pelepasan energi dari makanan dan menjaga fungsi kulit, saraf dan sistem pencernaan agar tetap normal. Niasin diduga kuat berperan mencegah dan melawan penyakit jantung.
Serat makanan (2,2 gram per 100 gram kurma) dilaporkan dapat menurunkan kadar kolesterol darah dengan menghambat penyerapan lemak atau kolesterol dalam usus besar sehingga kadar kolesterol dalam darah tidak meningkat.
Mengingat manfaat kesehatan kandungan gizinya maka kurma disarankan untuk dikonsumsi sepanjang tahun, bukan hanya saat puasa ramadan saja.
Meningkatkan daya tahan
Manfaat puasa ternyata juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Mekanismenya antara lain pengurangan konsumsi kalori yang akan bermanfaat mengurangi laju metabolisme energi. Sebagai buktinya, suhu tubuh orang berpuasa akan menurun. Hal ini menunjukkan pengurangan konsumsi oksigen.
Manfaatnya bagi kesehatan, puasa akan mengurangi produksi senyawa oksigen yang bersifat racun (radikal bebas oksigen). Dilaporkan sekitar tiga persen dari oksigen yang digunakan sel akan menghasilkan radikal bebas oksigen, dan hal itu akan menambah tumpukan oksigen racun seperti anion superoksida (.O2-) dan hidrogen peroksida (H2O2) yang secara alamiah terjadi dalam tubuh.
Kelebihan radikal bebas oksigen tersebut akan mengurangi aktivitas kerja enzim, menyebabkan terjadinya mutasi, dan kerusakan dinding sel. Ada sekitar 50 penyakit degeneratif, termasuk penyakit jantung dan stroke, dicetuskan dan diperparah oleh senyawa radikal bebas. Hasil penelitian di Indonesia menujukkan bahwa puasa akan menekan produksi radikal bebas sekitar 90 persen dan meningkatkan antioksidan sekitar 12 persen. Jadi, dengan berpuasa berarti akan meningkatkan daya tahan tubuh.
Puasa bagi orang sehat juga akan mengurangi risiko terkena penyakit diabetes tipe-2. Mekanismenya adalah pengurangan konsumsi kalori secara fisiologis akan mengurangi sirkulasi hormon insulin dan kadar gula darah. Hal ini akan meningkatkan sensitifitas hormon insulin dalam menormalkan kadar gula darah dan menurunkan suhu tubuh. Pengontrolan gula darah yang baik akan mencegah penyakit diabetes tipe-2, yaitu penyakit diabetes yang disebabkan hormon insulin tidak sensitif lagi mengontrol gula darah.
Berbagai manfaat kesehatan puasa tersebut akan dapat dirasakan jika puasa dilaksanakan secara benar (baca boks: Puasa yang Benar). Dan manfatnya akan lebih bermakna lagi jika perilaku puasanya dalam bentuk hidup sederhana, tidak berlebihan, dan ikhlas.
Puasa yang Benar
Yang dimaksud puasa yang benar adalah puasa yang memenuhi kaidah agama dan kesehatan. Hal itu antara lain tampak dalam perilaku makan dan minum pada saat buka dan sahur.
Pada saat sahur misalnya, tidak mengonsumsi makanan dan minuman berlebihan dengan alasan menabung makanan. Tindakan itu justru akan memperburuk kondisi tubuh pada waktu siang hari. Maka makan dan minumlah secara wajar.
Makanan yang tinggi protein seperti susu, telur, ikan, sedikit daging merah, ayam dan jangan lupa tahu/tempe, atau makanan yang tinggi serat seperti sayur cepat olah dan buah-buahan utuh, sangat baik sebagai penyedia energi jangka panjang.
Jangan lupa menyediakan makanan dan buah yang bisa langsung dimakan seperti pisang, pepaya, jeruk atau apel yang sangat bermanfaat pada saat Anda buru-buru karena kesiangan sahur menjelang imsak.
Pada saat buka puasa Anda sebaiknya tidak makan dan minum terlampau banyak sebagai tindakan makan ‘balas dendam’. Buka puasa dengan langsung makan makanan berat justru akan memberatkan kerja lambung yang sudah dibiarkan istirahat sekitar 12 jam.
Buka puasalah dengan makanan ringan seperti kurma atau koktil buah atau jus buah. Jangan minum minuman dingin atau yang dicampur es. Karena es dapat menahan rasa lapar sehingga hidangan lain yang lebih bergizi tidak dapat disantap dan akibatnya akan mengurangi asupan zat gizi yang diperlukan.
Setelah itu kerjakan ibadah shalat Magrib dan makan makanan buka seperti makan malam. Atau Anda dianjurkan untuk menundanya setelah selesai shalat Tarawih.
Aturlah agar air yang diminum tetap sekitar 6-8 gelas seperti hari biasa. Caranya antara lain pada saat buka sekitar dua gelas, setelah Tarawih hingga menjelang tidur sekitar 3-4 gelas, dan saat bangun tidur untuk sahur satu gelas, segelas lagi saat sahur. Minum air tidak selalu berarti air putih semata, tetapi minum teh, susu, jus buah, koktil buah, bahkan kuah sayur juga termasuk dalam jumlah air yang kita konsumsi.
Memang akan terjadi stres fisik pada minggu-minggu pertama melakukan puasa, seperti rasa lelah, pusing, dan lain-lain. Terimalah itu secara wajar dan bekerjalah secara wajar sesuai kemampuan tubuh pada saat puasa, karena tubuh akan melakukan penyesuaian atau adaptasi. Aturlah kegiatan dan pekerjaan sesuai kemampuan saat berpuasa. Jangan memaksakan diri, tetapi jangan pula puasa dijadikan alasan untuk malas bekerja.
Bagi Anda yang menderita sakit atau puasa akan memberikan dampak buruk pada kesehatan tubuh, konsultasikanlah dengan dokter apakah Anda boleh berpuasa atau tidak. Sebab agama (Islam) memberikan keringan kepada mereka untuk tidak berpuasa dengan melakukan fidyah atau amalan lainnya pada saat bulan Ramadan. Selamat berpuasa.