Rabu, 21 September 2011

PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN



  1. Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Generatif
·         Dialami oleh tumbuhan berbiji.
·         Alat perkawinannya berupa bunga
·         Dilakukan melalui proses penyerbukan dan pembuahan.
·         Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari (jantan) ke kepala putik (betina)
·         Pembuahan adalah pertistiwa bertemunya sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina.

Bagian-Bagian Bunga

Gambar bunga lengkap 



1.      Tangkai bunga à  penghubung batang dengan bunga
2.      Dasar bunga à  ujung tangkai bunga yang membesar
3.      Kelopak bunga à  bagian dekat dasar bunga yang menyelimuti bunga saat bunga masih kuncup
4.      Mahkota bunga à  bagian paling indah dari bunga dengan bentuk dan warna yang berbeda untuk tiap jenis bunga
5.      Benang sari à  alat kelamin jantan yang terdiri dari tangkai sari dan serbuk sari.
6.      Putik à  alat kelamin betina yang terdiri dari kepala putik, tangkai putik, bakal buah, bakal biji (berisi lembaga dan sel telur)
7.      Biji à  merupakan calon tumbuhan baru

Jenis-Jenis Penyerbukan
1.      Penyerbukan sendiri à  serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
2.      Penyerbukan tetangga à  serbuk dari jatuh ke kepala putik bunga lain tetapi masih dalam satu pohon.
3.      Penyerbukan silang à  serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga dari pohon lain tetapi masih satu jenis tumbuhan.
4.      Penyerbukan bastar à  serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga dari pohon lain yang sejenis tetapi berbeda varietas.

Perantara Penyerbukan
1.      Penyerbukan oleh hewan
a.       Bunga memiliki mahkota bunga besar dan warna mencolok
b.      Bunga menghasilkan nektar
c.       Bunga mengeluarkan bau yang khas
d.      Ketika hewan mengisap nektar serbuk sari menempel pada kakika dan terbawa ke kepala putik bunga yang lain
e.       Contoh hewan perantara adalah lebah, kelelawar, burung, honey possum, kupu-kupu

2.      Penyerbukan oleh angin
a.       Bunga memiliki serbuk sari yang banyak, kecil, dan ringan
b.      Bunga memiliki tangkai sari yang panjang
c.       Bentuk mahkota bunga kecil atau tidak memiliki mahkota
d.      Kepala putik bunga terentang keluar
e.       Angin menerbangkan serbuk dari sebingga dapat hinggap di kepala putik bunga lain
f.       Contoh penyerbukan pada padi, jagung

3.      Penyerbukan oleh air
a.       Ketika hujan, air hujan jatuh ke serbuk sari, sehingga serbuk sari terbawa air jatuh mengenai kepala putik.

4.      Penyerbukan oleh manusia
a.       Serbuk sari bunga dihantarkan ke putik oleh manusia
b.      Contoh pada vanili

Perkecambahan Biji
·         Cadangan makanan dari kotiledon merupakan energi bagi perkecamhahan biji.
·         Kotiledon masih terus mensuplai energi sampai tumbuhan baru dapat berfotosintesis sendiri.
·         Bagian biji yang pertama kali tumbuh adalah calon akar yang berfungsi untuk menyerap air dan nutrisi.
·         Kemudian tunas tumbuh menembus tanah dengan ujung tunas dilindungi oleh pelindung tunas.
·         Pada monokotil pelindung itu disebut koleoptil.
·         Pada dikotil pelindung iut disebut hipokotil dan epikotil.
·         Tumbuhan monokotil tumbuh berkecambah dengan satu daun.
·         Tumbuhan dikotil tumbuh berkecambah dengan dua daun.

  1. Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif

Perkembangbiakan Vegetatif Alami
a.      Spora
·         Ganggang
Spora terdiri dari zoospora dan aplanospora.  Zoospora memiliki bulu getar dapat bergerak bebas dalam air untuk berpindah tempat kemudian tumbuh dan berkembang menjadi individu baru.

·         Lumut
Spora terbentuk dalam kotak spora (sporangium).  Ketika sporangium pecah, spora keluar kemudian diterbangkan angin dan jatuh di tempat yang sesuai dan tumbuh menjadi protonema (tumbuhan lumut muda)

·         Tumbuhan Paku
Spora dibentuk daun khusus pembentuk spora yang disebut sporofil.  Spora terdapat pada kotak spora (sporangium) yang tertumbul di sorus.  Sorus terdapat pada bagian bawah sporofil.  ).  Ketika sporangium pecah, spora keluar kemudian diterbangkan angin dan jatuh di tempat yang sesuai dan tumbuh menjadi tumbuhan paku baru.

b.      Tunas
Tunas terbentuk dengan cara membuat tonjolan kecil pada tubuh tumbuhan induk yang makin lama makin besar.  Tonjolan ini kemudian tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan baru.  Contoh :  pisang dan bambu

c.       Akar Tinggal (Rhizoma)
Akar tinggal adalah batang yang tumbuh mendatar di atas tanah.  Ciri-cirinya ;
·         Berbentuk seperti akar
·         Berbuku-buku seperti batang
·         Pada tiap buku terdapat daun yang berubah menjadi sisik
·         Pada setiap ketiak sisik terdapat mata tunas
Contoh :  jahe, kunyit, temu lawak

d.      Umbi Lapis
Umbi lapis adalah umbi yang berlapis-lapis dan di bagian tengahnya terdapat batang yang sangat pendek (cakram) dan tunas sebgai calon individu baru (siung).  Contoh :  bawang merah, bawang putih.

e.       Umbi Batang
Umbi batang adalah batang yang mengembung karena berisis cadangan makanan.  Pada permukaan umbi terdapat daun yang berubah menjadi sisik dan pada setiap ketiak sisik terdapat mata tunas.  Contoh :  kentang dan gembili.

f.       Daun
Pada tepi duan terdapat tunas yang dapat tumbuh bila diletakkan di tanah.  Contoh :  cocor bebek.

g.      Geragih (stolon)
Geragih adalah batang beruas-ruas yang tumbuh menjalar.  Ruas ini bila mengenai tanah akan tumbuh akar dan tunas baru.  Contoh :  stoberi.

Perkembangbiakan Vegetatif Buatan
a.      Mencangkok
Syarat tumbuhan yang dapat dicangkok adalah batang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, ukuran tidak besar, tegap, mulus, berwarna coklat muda.  Cara mencangkok :
1.      Buat keratan melingkar berjarak 3 – 5 cm.
2.      Kupas bulit batang sampai kebilatan kambiumnya.
3.      Bersihkan lapisan kambium dengan cara mengerok.
4.      Keringkan cangkokan beberapa hari (2 – 4 hari).
5.      Tutup cangkokan dengan tanah gembur yang dibalut sabut kelapa atau plastik. 
Contoh :  mangga, rambutan.

b.      Menyetek
Menyetek adalah menanam potongan bagian batang tanaman yang memiliki mata tunas.  Cara menyetek :
1.      Pilih batang yang sudah cukup tua (batang bagian bawah).
2.      Potong dan biarkan beberapa hari di tempat teduh.
3.      Tanam batang pada tanah yang sudah dicangkul.
Contoh :  singkong

c.       Mengeten
Mengeten sama dengan menyambung yaitu menggabungkan batang bawah dengan batang atas tanaman yang berbeda dari satu keluarga.  Cara mengeten :
1.      Potong secara diagonal batang bawah dan batang atas (ukuran batang atas dan batang bawah harus sama).
2.      Buat celah pada batang atas dan batang bawah.
3.      Temukan batang atas dan batang bawah sampai kambium dari kedua batang bertemu.
4.      Ikat dengan tali rafia.
Contoh :  durian dengan mangga, terung dengan tomat

d.      Merunduk
Merunduk adalah membengkokkan sebagian cabang kemudan  membenamkannya ke dalam tanah.  Cara merunduk :
1.      Rundukkan batang tanaman.
2.      Benamkan batang di dalam tanah.
3.      Potong batang yang dirundukkan jika sudah mengeluarkan banyak akar.
4.      Tanam hasil rundukkan di tempat lain.
Contoh :  arbei, apel, bugenvil.

e.       Menempel
Menempel dilakukan untuk menggabungkan dua sifat tanaman yang berbeda.  Cara menempel :
1.      Iris kulit batang yang akan ditempel berbentuk segi empat.
2.      Tunas yang akan ditempel diiris sebesar irisan pada batang.
3.      Irisan tunas ditempel pada batang kemudia diikat.
4.      Jika tunas sudah mulai tumbuh, batang bagian atas tunas dipotong agar tunas tumbuh lebih cepat.
Contoh :  jeruk, alpukat, rambutan

PERKEMBANGBIAKAN HEWAN



1.      Perkembangbiakan Hewan Secara Generatif
Terjadi jika ada pembuahan yaitu peleburan sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina.  Individu yang dihasilkan memiliki sifat perpaduan dari kedua induknya.

a.      Bertelur (Ovivar)
·         Telur (ovum) yang dihasilkan oleh hewan betina akan dibuahi oleh sperma yang dihasilkan oleh hewan jantan.
·         Proses pembuahan ovum oleh sperma dibedakan menjadi 2 yaitu :
1.      Pembuahan internal à  pembuahan terjadi pada tubuh induk betina (contoh pada ayam dan bebek).
2.      Pembuahan eksternal à  pembuahan terjadi di luar tubuh induk betina  (contoh pada ikan dan katak)

Ciri-Ciri Hewan Ovivar :
·         Tidak memiliki daun telinga.
·         Umumnya mengerami telurnya hingga menetas.

Contoh Hewan Ovivar :

1.      Katak
·         Katak jantan (bertubuh lebih kecil) berada di atas katak betina untuk merangsang katak betina bertelur.
·         Telur yang dikeluarkan bisa mencapai 20.000 butir.
·         Katak jantan mengeluarkan sperma dan membuahi telur katak betina.
·         Katak melindungi telur yang telah dibuahi dengan berbagai cara misalnya dilekatkan di punggung (pada katak marsupialia kerdil), ditelakkan di atas tumbuhan atau tanah (pada katak warangan), dan dibawa pada kantong suaranya (pada katak darwin)
·         Telur menetas menjadi berudu.

2.      Mujair
·         Mujair jantan mendorong-dorong ekor pasangannya untuk merangsang mujair betina menetas.
·         Mujair betina bertelur 20 – 30 butir dan warnanya kuning jingga.
·         Mujair betina berbalik arah dan memasukkan telur tersebut ke dalam mulutnya.
·         Mujair jantan berenang di depan mujair betina sambil mengibaskan ekornya.  Bintik pada sirip dubur jantan menyerupai telur.
·         Mujair betina mengira bintik tersebut adalah telur sehingga terus menyodok sirip ekor mujair jantan. 
·         Pada saat itu mujair jantan memancarkan sperma dan membuahi telur dalam mulut mujair betina.
·         Setelah mengerami telur di dalam mulut selama 7 – 14 hari kemudian mujair betina melepaskan anaknya di dalam air.
·         Jika terancam bahaya anak mujair kembali masuk ke mulut induknya untuk berlindung.

3.      Kupu-Kupu Kubis
·         Kupu-kupu betina menegakkan sayap sambil memeprhatikan warna pucat bagian bawah tubuhnya kepada kupu-kupu jantan.
·         Kupu-kupu kubis kawin dengan cara saling membelakangi.
·         Terjadi pembuahan telur di dalam tubuh betina.
·         Telur kemudian diletakkan di daun kubis.
·         Telur kupu-kupu menetas menjadi ulat.
·         Ulat berubah menjadi kepompong.
·         Kepompong berubah menjadi kupu-kupu.

b.      Melahirkan (Vivivar)
·         Hewan yang melahirkan adalah bangsa mamalia.
·         Hewan betina menghasilkan sel telur.
·         Sel telur dibuahi oleh sperma hewan jantan.
·         Kemudian terbentuk zigot (calon bayi)
·         Zigot tumbuh menjadi embrio dan berkembang di dalam rahim.
·         Zigot memperoleh makanan langsung dari induk betina melalui plasenta.
·         Masa pertumbuhan zigot dalam rahim induk betina disebut masa hamil.
·         Setelah lahir, bayi mamalia disusui induknya.

Ciri-Ciri Hewan Vivivar :
·         Memiliki daun telinga
·         Anak dibesarkan induknya
·         Memiliki kelenjar susu

Contoh Hewan Ovivar :
1.      Kangguru
·         Bayi kangguru disebut joey.
·         Bayi kangguru tinggal di dalam kantong perut induknya selama 6 bulan.
·         Bayi kangguru minum susu induknya.

2.      Paus
·         Masa kehamilan 9 – 10 bulan.
·         Embrio di dalam rahin memperoleh makanan dari tubuh induknya melalui tali plasenta.
·         Paus menyusui anaknya selama 7 – 12 bulan.

c.       Bertelur dan Beranak (Ovovivivar)
·         Pembuahan terjadi di dalam tubuh hewan betina.
·         Setelah pembuahan terbentuklah telur.
·         Zigot tumbuh menjadi embrio di dalam telur tersebut.
·         Makanan zigot adalah cadangan makanan di dalam telur.
·         Embrio tumbuh menjadi janin.
·         Janin dilahirkan dari induk betina.
·         Perbedaan hewan ovovivivar dengan vivivar adalah sumber makanan embrio.  Pada hewan ovovivivar cadangan makanan berasal dari telur sedangkan pada hewan vivivar, makanan berasal dari induk betina
·         Contoh hewan ovovivar adalah cucut pasir.

2.    Perkembangbiakan Hewang Secara Vegetatif
a.      Tunas
Anemon Laut
·         Tunas anemon laut tumbuh pada tubuh induknya.
·         Ketika tunas sudah dapat hidup mandiri, tunas akan memisahkan diri dari induknya.

Hydra
·         Tunas kecil hydra tumbuh menjadi hewan baru yang melekat pada induknya.
·         Lama-lama tunas itu akan lepas dari induknya dan tumbuh menjadi hewan dewasa.

b.      Fragmentasi
·         Adalah cara perkembangbiakan dengan pemisahan (memutuskan) diri.
·         Kedua tubuh yang telah putus dapat tumbuh menjadi dua individu baru.
·         Contoh pada cacing pipih.

c.       Membelah Diri
·         Contoh pada amuba dan hewan bersel satu lainnya.
·         Biasanya terjadi tanpa proses penyatuan dua kelamin (pembuahan)
·         Satu sel membelah menjadi 2, 2 menjadi 4 dst.

Perbedaan Bertelur dan Melahirkan

Bertelur (ovivar)
Melahirkan (vivivar)
Langsung mengeluarkan telur
Mengandung anaknya dalam rahim
Janin tumbuh di dalam telur
Janin tumbuh di dalam rahim
Cadangan makan janin dari telur
Cadangan makanan janin langsung dari induknya melalui plasenta
Individu baru muncul dari dalam telur (telur menetas)
Individu baru dikeluarkan (dilahirkan) dari rahim/tubuh induknya.
Tidak memiliki daun telinga
Memiliki daun telinga
Tidak memiliki bulu (rambut)
Memiliki bulu (rambut)
Tidak memiliki kelenjar susu
Memiliki kelenjar susu
Tidak menyusui anaknya
Menyusui anaknya
Hewan yang bertelur dan menyusui adalah duck billed platypus dan spiny ant eater yang hidup di Australia